29Jun/20
Murdi U.W, AMd. PT Pertamina Hulu Mahakam

Berkarir di Luar Negeri? Kenapa Tidak..

Karir di dunia maritim sangat luas dan tak terbatas hanya di dalam negeri namun juga di luar negeri, begitu pula Alumni Fakultas Kemaritiman, (dulu ATP), Universitas Ivet sudah tersebar di beberapa negara. Kesempatan terbuka luas karena lembaga pendidikan kemaritiman masih terbatas, Salah satu Alumni Murdi U.W, A.Md Alumni Teknik Bangunan Kapal ini saat ini bekerja di perusahaan migas milik pemerintah berlokasi di Pertamina Hulu Mahakam sebagai Senior Supervisor Painting, Dept ECP/CST/OPT, Site NPU. Painting/coating salah satu yang dipelajari di bidang perkapalan, karena kapal berlayar di lingkungan air laut yg sangat korosif, di industri yg memiliki resiko tinggi seperti migas, coating harus melalui prosedur yg ketat, mulai sertifikasi produk, pengawasbersertifikat dan proses pengecatannya.

Kesempatan ini yg diambil Alumni Murdi yg memiliki sertifikat NACE Coating Inspector level 2 dan beberapa sertifikat penunjang lainya memulai karirnya di Perusahaan galangan kapal PT Batamec shipyard di batam, kemudian pada tahun 2006 mencoba karir di perusahaan Malaysia Marine & heavy Engineering, Johor, Malaysia sebagai, Painting Technical Executive. Sekali lompat keluar negeri maka terbuka kesempatan semakin luas, masih di Malaisia, pindah ke perusahaan migas Sapura Kencana Petroleum Berhad, sebagai Painting Superintendent, dilanjutkan semakin mendunia dengan bergabung dengan perusahaan migas TOTAL, dengan posisi Senior Supervisor Painting, dan terakhir kembali ke Indonesia utk bergabung di Pertamina hingga saat ini.

Dengan tekat kuat, semangat, berkarir diluar negeri suatu keniscayaan, kuliah di Fakultas Maritim merupakan bentuk usaha dan ihtiar mendekatkan kita jika kita ingin berkarir diluar negeri,(admin Rdk)

24Jun/20

PURNA TARUNA AWAL TUGAS BARU MENUJU SUKSES

Upacara Purna Taruna merupakan Prosesi penanggalan status Taruna menjadi Figur Lulusan yang siap berjuang lebih keras menjadi andalan masa depan Lembaga, Keluarga yang membawa nama baik Institusi dan daya tarik intelektual bagi anak anak Bangsa untuk bergabung mengikuti Jejak langkah para Alumni menuju sukses di dunia Kemaritiman yang terbuka bagi yang Cerdas, Gigih dan Profesional. Jayalah Taruna- Jayalah Kemaritiman- Kembali Jayalah Universitas Ivet.
30Mei/20

Webinar Prospek Kerja Alumni Kemaritiman

Kesempatan karier dunia maritime masih sangat terbuka luas, Shipyard, shipping company, oil and Gas dan related industry. kesempatan juga tidak hanya di dalam negeri saja,bahkan juga diluar negeri, saat ini alumni F Kemaritiman ada 18 alumni yg berkarier di luar negeri. dengan jumlah Lembaga penyelenggara Pendidikan kemaritiman yg masih terbatas semakin memperbesar lulusan cepat mendapatkan pekerjaan dikarenakan sedikitnya pesaing.

Dalam kegiatan seminar secara online ini, nanti akan dibahas mengenai prospek kerja bidang maritime dan industry minyak, selain itu juga sharing pengalaman dari Alumni yg sudah lama bekerja di Galangan Kapal BUMN di Dubai.

jangan lewatkan …ikuti tip dan trik untuk menembus peluang yg ada…. untuk pendaftaran silahkan di link berikut https://bit.ly/kemaritimanivet3juni2020

untuk kehadiran taruna silahkan mengisi di https://bit.ly/absenwebinar2020

(admin Rdk)

30Apr/20

Fakulas Kemaritiman Jalin MOU dengan BKI

Untuk menghasilkan lulusan yang berkualitas dan memiliki daya saing sebagaimana amanah Undang – Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi. Pada tanggal 9 Desember 2019 Fakultas Kemaritiman telah menjalin kerjasama dengan Biro Klasifikasi Academi (PESERO), merupakan lembaga penyelengara sertifikasi, tidak hanya di bidang kemaritiman saja tetapi juga dengan bidang industri lainnya.

Perlu diketahui, sertifikat kompetensi dan ijazah adalah dua hal yang berbeda. Ijazah masuk ke dalam kualifikasi. Kualifikasi adalah keilmuan yang ditempuh melalui jalur pendidikan formal melalui transkip nilai yang diperoleh. Sedangkan sertifikat kompetensi adalah rangkaian pembuktian terhadap bidang yang digeluti yang mengacu ke 3 parameter uji yaitu skill, knowledge dan attitude.

Saat ini beberapa institusi telah mewajibkan dalam rekruitmen karyawan telah mewajibkan memiliki sertifikat kompetensi. dengan persyaratan tersebut Alumni F kemaritiman telah siap dengan persyaratan yang diwajibkan.

(admin Rdk)

22Apr/20

Kartini Dunia Perkapalan

Tanggal 21 April Kemarin biasanya diperingati secara meriah sebagai hari Karini, sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan Ibu Kita Kartini dalam memperjuangkan emansipasi wanita, yang pada masanya, jaman kolonial, wanita tidak memiliki hak seperti kaum laki2 seperti untuk belajar dan berkarya. Atas perjuangannya, saat ini wanita Indonesia dapat menikmati kebebasan, persamaan gender, dan hak hak lainnya, sehingga sekarang tidak aneh lagi jika wanita sudah menduduki posisi penting, dari presiden, menteri, anggota DPR, ASN, Pengusaha, karyawan dan lain-lain. begitu pula di dunia perkapalan/maritm wanita saat ini bahkan ada yang menjadi direktur sebuah galangan kapal pada salah satu perusahaan pelayaran terbesar di Indonesia.

Begitu pula, dengan alumni Universitas Ivet khususnya dari Fakultas Kemaritiman, telah banyak alumni wanita yang telah berkarir di dunia maritim. kesempatan wanita berkaris di dunia maritim sangat terbuka lebar, karena di maritim tidak hanya pekerjaan lapangan saja, tetapi dibutuhkan tenaga perencanaan, drafter, admnitrasi, workshop dan lain-lain. kesempatan yang terbuka lebar ini dikarenakan lembaga penyelenggara pendidikan perkapalan sangat terbatas, terbukti di jawa tengah hanya ada perguruan tinggi swasta, Universitas Ivet yang memiliki Prodi Bangunan Kapal, kelisrikan kapal dan permesinan kapal.

Salah satu Kartini Ahli bangunan kapal yang baru saja lulus akhir tahun 2019 adalah Rica Maya, Berasal bukan dari masyarakat maritim, melainkan dari daerah yang jauh dari laut yaitu Klaten. Rica masuk sebagai mahasiswa Teknik Bangunan Kapal th 2016 dan lulus tepat waktu 6 semester pada 2019 saat ini sudah berkarir di salah satu Galangan kapal Anak perusahaan terbesar di Indonesia ADARO, dengan posisi sebagai supervisor, yang memiliki tugas melaksanakan pengawasan pekerjaan pembangunan kapal/bangunan apung lainnya dan pelaksanaan pengawasan reparasi dan perawatan kapal. mulai dari pengawasan proses fit-up, welding serta pelaporan atas kegiatan dan perencanaan progres pekerjaan berikutnya.

Rica hanya salah satu contoh lulusan wanita dari Teknik bangunan kapal, yang begitu lulus langsung mendapatkan pekerjaan dibidang ilmu yang di tekuninya, Seniornya tentu lebih banyak lagi bahkan ada yang di bidang bangunan lepas pantai/ofshore. hal ini membuktikan bahwa dibidang maritim pun, yang identik dengan dunia keras, masih membutuhkan/membuka peluang karier untuk wanita Indonesia yang tentunya pantang menyerah dan siap belajar.

(admin Rdk)